Dream Theater Site

Dream Theater Jakarta April 21, 2012

Sebagai band papan atas dunia, Dream Theater selalu menomorsatukan kualitas saat beraksi di atas panggung. Maka, wajar saja bila band yang beraliran Progresif metal ini membawa begitu banyak perabotan untuk konser di Mata Elang International Studio (MEIS), Ancol, Jakarta, Sabtu, 21 April 2012.

Pihak Promotor Variant Entertainment sebelumnya telah mengklaim Dream Theater akan membawa peralatan seberat 5,5 ton. Namun, saat dikonfirmasi ulang, terjadi perubahan fantastis dari jumlah tersebut. "sekarang jumlahnya bertambah menjadi 8,4 ton," kata Triadi Noor dari Variant Entertainment.

Peralatan Dream Theater tiba di Jakarta pada Kamis 19 April 2012. Setelah sampai, promotor langsung membawa peralatan itu ke lokasi untuk dipasang. Para personelnya telah mendarat di bandara Soekarno Hatta pada kamis malam.

Konser Dream Theater di Jakarta diprediksi bakal menjadi pertunjukan musik spektakuler. Untuk tata panggung saja, promotor sampai menyediakan 150 ribu watt masing-masing untuk audio dan lighting.

Saat ini Dream Theater telah menelurkan 11 album dan satu buah EP sejak tahun 1989. Album terakhirnya adalah, A Dramatic Turn of Events, baru saja dirilis tahun ini, di album ini drummer Mike Portnoy yang juga pendiri Dream Theater telah digantikan oleh Mike Mangini.

Ribuan orang berkaus hitam berkerumun di depan pintu masuk MEIS, Ancol jakarta sabtu 21 April 2012. Mereka punya satu tujuan yaitu melihat aksi band dedengkot progresif metal, Dream Theater. Penonton membuat empat barisan sepanjang kurang lebih 100 meter dari dua sudut berbeda untuk mengantre masuk sekitar pukul 18:00. Dan ketika pintu masuk ke arah konser dibuka pihak penyelenggara sekitar pukul 19:15 WIB, suasana malam itu begitu riuh dengan teriakan penonton.

Mengawali aksinya pukul 21:00 wib, Dream Theater memilih sampling Dream is collapsing sebagai intro dengan diiringi tata lampu spektakuler dan megah. Dream is collapsing adalah komposisi milik komposer asal Jerman, Hans Zimmer, yang merupakan soundtrack film Inception.

John Petrucci (gitar), John Myung (bass), Jordan Ruddess (keyboard) dan Mike Mangini (Drum) mulai beriringan masuk ke panggung, kecuali Labrie, sang vokalis. Gharnya gesekan gitar Petrucci untuk intro Bridges In The Sky dari album terbaru yang dirilis tahun lalau, menandai kesiapan mereka menggebrak Ancol malam itu.

Suasana kian memanas saat Labri muncul. Penampilan pertama mereka begitu memukau penonton, apalagi mereka juga didukung tata panggung yang terbilang mewah. Bagaimana tidak, selain konsep yang "wah" pada tata cahaya, penonton bisa melihat secara detail permainan Ruddess dan Mangini melalui empat layar lebar. Ya, terdapat kamera kecil di atas keybord dan drum kit.

6.00 yang diambil dari album Awake (1994) menjadi lagu kedua mereka. Sebagai salah satu karya lawas mereka, penonton seolah diajak mengingat permainan keyboard lamanya, Kevin Moore. Setelah membawakan Build Me Up Break Me Down, sekitar 8.000 penonton diajak kembali bernostalgia. Labrie CS memilih lagu Surrounded dari album kedua mereka. Tempo santai pada intronya memudahkan penonton untuk sing along mengikuti Labrie sampai pertengahan lagu.

Selain mempromosikan album terbaru mereka, konser ini juga sebagai momen pengenalan Drummer baru Dream Theater, Mike Mangini. Karena itu, Mangini diberi jatah spesial untuk unjuk gigi pada Drum kit nya yang terbilang super lengkap itu berhasil membuat penonton berdecak kagum. Apalagi saat musikus yang pernah memperkuat bang heavy metal Extreme, dan punya proyek dengan steve vai ini melakukan rolling silang pada tum-tumnya.

Usai itu, berturut-turut membawakan A fortune In Lies dan Outcry kemudian disusul dua lagu The Silent Man serta Beneath The Surface yang dimainkan secara akustik. Masih dari album terbaru mereka, On the Back of Angels didaulat menjadi lagu selanjutnya. Di tengah lagu, dominasi keyboard Ruddess begitu kentara. Sebelum berakhir, penonton seolah dihipnotis sejenak untuk berheadbang dengan nuansa Thrash metal. Sebab terdengan jelas teknik gitar updown stroke patah-patah Petrucci saat itu.

Braking All Illusion menjadi tanda masuk sesi encore. Tak berselang lama, Pull me Under, kembali memacu adrenalin pada malam itu.

Pull me Under menjadi lagu perpisahan Dream Theater dengan penonton malam itu. Tak terasa, sudah 2 Jam lebih mereka beraksi di atas panggung. "Hati-hati di jalan, Jaga diri kalian semua. Sampai ketemu lagi. Terima Kasih," teriak Lebrie yang langsung disambut histeria penonton.

Buat Ytse Jam yang ga ada waktu ato ga ada duit buat nonton band kesayangan kalian Dream Theater di Jakarta, ni ane kasi video hasil jalan-jalan ane di Youtube











Transatlantic - The Whirlwind (Deluxe Edition)



Ni dia ni..
Album terbaru keluaran dari Dream Theater..
Album ini adalah album Progresive Rock Supergroup, merupakan album kolaborasi. DREAM THEATER's Mike Portnoy, MARILLION's Pete Trewavas, THE FLOWER KINGS' Roine Stolt and Neal Morse(Ex-SPOCK'S BEARD).


Transatlantic - The Whirlwind (Deluxe Edition)


Disc one
01 Overture , whirlwind 09:54
02 The wind blew them all away 06:10
03 On the powl 06:03
04 A man can feel 06:35
05 Out of the night 04:22
06 Rose colored glasses 07:54
07 Evermore 04:10
08 Set us free 05:03
09 Lay down your life 05:11
10 Pieces of heaven 02:17
11 Is it really happening 08:11
12 Dancing with eternal glory , whirlwind (reprise) 12:04

Disc two
01 Spinning 09:58
02 Lenny johnson 04:20
03 For such a time 05:23
04 Lending a hand 08:43
05 The return of the giant hogweed 08:26
06 A salty dog 04:59
07 i need you 04:39
08 Soul sacrifice 10:00




Dream Theater, band beraliran Metal Progressive ini baru aja launching album terbaru mereka yang ber-Title Black Clouds & Silver Linings pada Juni 2009.
Album ini masih di produseri oleh Mike Portnoy dan John Petrucci, sementara untuk urusan mixing di pegang oleh Paul Northfield.
Rencananya, pada bulan Juni 2009 , Dream Theater akan menggelar tour untuk mendukung albun “BLACK CLOUDS & SILVER LININGS” ini. Di mulai di Eropa, kemudian disusul bulan Juli-Agustus di Amerika.

Ni dia daftar lagu-lagu di album ini
  • A Nightmare to Remember
  • A Rite of Passage
  • Wither
  • The Shattered Fortress
  • The Best of Times
  • The Count of Tuscany


Album ini adalah versi live yang diambil dari world tour tahun 2007-2008.
Album ini berisi konser yang dimulai dari 23 Juni 2007 pada acara Monster Rock Festival di Milan, Italy dan berakhir di San Juan, Puerto Rico pada 4 Juni 2008.




Ni dia lagu-lagunya


Disc 1
  • Intro/Also Sprach Zarathustra
  • Constant Motion
  • Panic Attack
  • Blind Faith
  • Surrounded
  • The Dark Eternal Night
  • Keyboard Solo
  • Lines In The Sand
  • Scarred
  • Forsaken
  • The Ministry Of Lost Souls
  • Take The Time
  • In The Presence Of Enemies
  • Medley: I. Trial Of Tears II. Finally Free III. Learning To Live IV. In The Name Of God V. Octavarium
Disc 2
  • "Behind The Chaos On The Road" Documentary 
  • Promo Videos 
    • Constant Motion
    • Forsaken, Forsaken (In Studio)
    • The Dark Eternal Night (In Studio) 
  • Live Screen Projection Films: 
    • The Dark Eternal Night (N.A.D.S)
    • The Ministry Of Lost Souls
    • In The Presence Of Enemies Pt. 2
  • "Mike Portnoy Stage Tour"
  • Mike Portnoy Backstage Tour"
  • Photo Gallery

0 komentar:

Post a Comment